UPK Karanganyar

Lanjutkan untuk Mandiri

ad

Wayang Kertas

Berbicara tentang perdesaan, tak lepas dengan hal hal yang tradisional. Kesenian maupun kebudayaan di sebuah desa. Beberapa desa memang ada yang masih mempertahankan jati dirinya sebagai sebuah desa yang memiliki unsur seni atau budaya yang khas.
Pemuda sebagai generasi penerus masa depan negara, dalam hal ini sebagai pewaris kebudayaan  selayaknya tetap menjaga seni dan budaya yang ada. Dengan memulainya di wilayah setempat.


PELATIHAN KADER TEKNIS TAHAP III

Pada siang hari ini selesai sudah pelaksanaan kader teknis untuk tahap yang ke 3. Pelatihan kader teknis merupakan Pelatihan yang ditujukan bagi kader teknis desa. Dengan adanya pelatihan ini diharapkan ada kader desa yang mampu melakukan perencanaan secara teknis. Hal tersebut memang penting karena desa memiliki fokus pembangunan yang cukup tinggi. Sehingga desa tidak hanya sekedar memberikan ajuan berupa usulan akan tetapi bisa merencanakan kebutuhan untuk pembangunan prasarana.

Pelaksanaan PNPM MP di Desa Undaan Lor T.A. 2011

Desa undaan Lor merupakan Salah satu desa di kecamatan karanganyar yang memiliki letak geografis di antara 2 buah sungai. Tidak jarang pada musim hujan seperti ini warga desa undaan lor selalu kerepotan karena derasnya air dari selatan desa, yang terkadang bisa menyebabkan beberapa titik desa menjadi tergenang air. Oleh karenanya pemerintah desa saat ini fokus dalam usaha untuk memperlancar saluran irigasi yang ada, agar aliran air bisa lancar. Apalagi sebagian besar warga desa undaan Lor ini bermata pencaharian sebagai petani. PAda tahun 2011 ini pemerintah desa mengajukan usulan talud dalam program PNPM MP. 
Lanjut . . . 

SEJARAH DESA KETANJUNG

Dahulu kala ada seorang musafir yang kedatangannya belum dapat diketahui bersama dan juga keturunan siapa (!) berkunjung atau singgah di tepi sungai perbatasan antara kabupaten Demak dan kabupaten Kudus tepatnya disebelah selatan persis kabupaten Kudus. Konon katanya sungai tersebut adalah sungai buatan “Wali”! disebelah sungai itulah beliau singgah di sebuah alas di bawah tanggul, akhirnya di alas tersebut beliau membabat alas dan berinisiatif untuk membuat sebuah komunitas atau perkampungan. Lama kemudian setelah usaha kerasnya membabat alas hampir selesai, karena kecapean akhirnya beliau istirahat dan tertidur di bawah sebuah pohon yang konon akhirnya terkenal dengan nama pohon “Tanjung”. Setelah bangun dari tidur, beliau (yang sekarang di desa Ketanjung terkanal dengan nama Mbah Tawang) terkejut dengan kehadiran dua orang yang berada didekatnya dan akhirnya saling berkenalan.
Lanjut .........

PENGELOLAAN DANA BERGULIR


A. Jumlah Dana bergulir yang dikelola
Dana bergulir yang di kelola UPK per 1 Januari 2010 adalah sebesar Rp. 4.421.031.921 terdiri dari pinjaman UEP Rp. 3.169.774.720; dan pinjaman SPP Rp. 1.251.257.500;
B. Tingkat pengembalian pinjaman
Untuk tingkat pengembalian pinjaman SPP per Desember 2010 adalah 95 % dengan rincian Pokok : Rp. 3.022.033.700; Jasa : Rp. 352.436.100; Denda : Rp. 2.703.775; sehingga Jumlah Total : Rp. 3.377.173.575;
Sedangkan tingkat pengembalian UEP per Desember 2010 adalah 93 % dengan rincian sebagai berikut pokok: Rp. 6..363.884.050; Jasa: 542.931.222 Denda: Rp. 16.168.000; sehingga jumlah total: Rp. 6.922.983.275;